KEDIRI - Jumat (23/3) Final Party School Contest VI Honda-Radar Kediri 2012 hari pertama yang berlangsung di Kediri Grand Ballroom (KGB) Kediri Mall, mampu menarik minat para pengunjung yang berasal dari kota Kediri dan sekitarnya. Dalam event utama Perang Mading VI, sebanyak 64 kontestan mading bersaing untuk menjadi yang terbaik. Seluruh kru mading, dari tiap-tiap sekolah yang mengirimkan perwakilannya menampilkan costum terunik dan sebagus mungkin. Berbagai macam model dan jenis kostum yang dikenakan masing-masing kru mading cukup atraktif dan menarik. Mulai dari pakaian adat Bali, pakaian adat Irian Jaya, pakaian budaya, tokoh-tokoh pewayangan, dan lain sebagainya. Perang costum contest terus berlanjut hingga hari ketiga Final Party School Contest VI.
Dengan mengenakan costum tersebut, para kru mading akan mampu menarik perhatian para pengunjung yang datang di Kediri Grand Ballroom. Dengan keunikan pakaiannya, keramahannya, dan tingkah lakunya, menambah kemeriahan dan keramaian di Final Party School Contest VI Honda-Radar Kediri 2012. Salah satunya dari kru mading MTsN Purwoasri, tim yang berjumlah 8 personel tersebut, 5 pelajar putrinya mengenakan costum tokoh pewayangan. Mereka tampil cukup apik dan cantik-cantik. Menurut salah seorang kru yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, tema yang dikenakan dalam costum perpaduan budaya.
Sedangkan menurut Dista, salah seorang kru mading dari SMAN 1 Puncu Kabupaten Kediri. Dengan mengenakan kostum wayang orang versi 2099, merasa menyenangkan dan dapat membanggakan sekolah. Seluruh kru berjumlah 8 peserta dan semuanya mengenakan kostum model wayang orang, dengan corak berwarna merah dan hitam, bermotif robot, dan terbuat dari kardus bekas. “ Dengan kami mengenakan kostum wayang orang versi 2009, akan mampu menarik perhatian pengunjung untuk melihat mading dari SMAN 1 Puncu. Kostum kami merupakan perpaduan seni budaya dan teknologi,” ungkapnya. (tim)
continue reading